Minggu, 03 Juni 2012

fans hahaha

ada yang senang melihatmu menggembala ribuan manusia. lima diantaranya berujar bahwa suaramu lantang. lima diantaranya akan senang sekali jikalau kau mau membuka celana dalammu berlrnggok di atas karpet yang merah. ada yang senang melihatmu berkeliling dari satu lampu ke lampu. sekarang sudah bertambah 6 yang berujar bahwa suaramu lantang bak sound sistem di pagi hari yang membangunkanku dari lelapku. sekarang bertambah 7 yang akan senang jika melihatamu mencopot celana dalammu yang kau kenakan saat semalam saat bersamaku. sekarang naik dua tambahan telah menyukaimu, mau kau tambah lagi? akan bertambah lagi? siapa yang menambah? ditambah lagi? dikurangi? atau pas sudah kepuasanmu? cukup? aku di depanmu tertawa hahaha

Sabtu, 02 Juni 2012

Demonstrasi

Hey! tidak usah gaduh! warung kopi masih buka 24 jam kok. coba ambil gelas, terus gelar kerdus sebelum radio salah chanel.

siapa yang protes itu?

ada saja yang keluar berkelakar tentang sesuatu. ada lagi kata yang meramu sebuah ancaman. tidak bisakah kita duduk sila sambil meminum kopi?

Ijazah

jika memang status pendidikan membuatku berbeda. toh aku tanyakan apa itu yang membedakan? Ijazahku? simbol itu kan? setelah aku menjalani beberapa semester, toh tetap saja aku masih dipermainkan oleh keluarga. mereka yang mengatakan: "Setelah lulus kuliah tentu kamu berbeda dengan kami secara strata pendidikan. nanti kamu juga punya pekerjaan yang santai, tidak seperti kami yang bekerja seperti ini". tentu aku tidak bisa menerima hal semacam itu. apa aku harus mengakui kehabatan sebuah kertas yang kemudian dicorat-coret dan dinamakan IJAZAH. aku tidak malu karena orang tuaku hanya seorang petani. Apapun pekerjaan mereka aku tidak perduli. karena memang banyak bermacam simbol. Dan semua merujuk pada persamaan, kesatuan dan kasih sayang. aku sudah jengah dengan perbedaan antara aku dan kamu.

Jumat, 01 Juni 2012

mari merokok sembari minum kopi

entahlah, atas nama kebahagiaan orang tua katanya. haruskah si anak mengejar yang bukan kedamaiannya? orangtua lebih percaya bahwa kasta sosial sebagai simbol dapat membawa kebahagiaan. apa iya? yang aku lihat sebaliknya. beberapa kasuk pelik tentang hidup lebih banyak adalah tentang materialis. jika manusia dianggap hanya sekedar daging dan penampakannya, sudah tentu gesekan dan pertempuran berlarut tak sampai ujung. dendam? pada siapa aku mendendam? kita semua adalah satu. mereka adalah aku, aku adalah mereka. dendam pada diri sendiri? mungkin? apa sudah habis kasih sayang dari Tuhan sehingga kita membincangkan hanya tentang pertikaian dan kemarahan? siapa lagi yang akan mendongengkan cerita dan permainan indah kebahagiaan jika di hati kita yang tersisa hanya pedang, parang, tombak penikam sesama? sedari dulu mungkin aku belum menyadari, otak sebagai pembelenggu memang harus dipotong, digantung dan dibuang sekalian kepala kita. mari merokok sembari minum kopi hehe

Jumat, 18 Mei 2012

menurut gue, menurut lo?

kali ini gue mutusin buat nge-end kuliah gue. gue kaga mau jadi bagian dari yang menurut gue sistem pendidikan yang mmbodohi. liat aje , maska cuman gara gara nambahin 4 huruf dibelakang nama gue mesti ngerelain diputer-puterin ama orang akademik yang kaga mau diajak diskusi santai cuman atas nama sistem atau apa lah. tapi gue juga ga tau sih mereka sebagai pekerja, mereka bukan budak sistem bikinan atas nama proyek kepentingan individu/intansi atau apa lah namanya. otomatis gue juga kaga mau lah diperlakukan seperti itu.

makanan enak di tempat sampah kosan mahasiswi kere

suatu malam nongkrong di warkop ngeliat orang ngubek-ngubek tempat sampah di kosan yag penghuninya mahasiswa-mahasiswi tajir. dia nyari sisa-sisa makanan. gue nyoba nawarin sisa gorengan yang tadi dikasih orang. menurut gu gorengan itu masih layak dimakan, meskipun tinggal sedikit. dia nolak ga pake ngomong tapi pake gerakan tangan. si Ipin penjaga warkop ngomong pake nada heran " tu orang gila makan makanan dari sampah tapi kok tetep sehat aja ya" gue cuman nimpalin "hehe" eh disambetin ama die " Tuhan emang Maha Adil ye" gue sambetin lagi "hehe". kalo gue rasa-rasain tu orang ngomong "selow aje mas brew makanan yang gue dapet enak kok, tu mahasiswi emang ngehek makan enak begini kaga diabisin". emang gue liat sih itu makanan bungkusnya macem hokben gitu. alamak tau aje tu orang ye hehe begitu dah coy hehe juga wew hehe